TAPAK SUCI PUTERA MUHAMMADIYAH{TSPM}
Tapak Suci Putera Muhammadiyah adalah
sebuah aliran, perguruan, dan organisasi pencak silat yang merupakan anggota
Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Tapak Suci berasas Islam, bersumber pada
Al Qur'an dan As-Sunnah, berjiwa persaudaraan, dan berada di bawah naungan
Persyarikatan Muhammadiyah sebagai organisasi otonom yang ke-11.
Sejarah
Tapak Suci didirikan pada tanggal 31 Juli 1963 di
Kauman, Yogyakarta, oleh K.H. Busyro Syuhada. Beliau merupakan seorang ulama
dan tokoh Muhammadiyah yang juga memiliki keahlian dalam pencak silat. Tapak
Suci didirikan dengan tujuan untuk mempersatukan berbagai perguruan pencak
silat yang ada di Yogyakarta, khususnya di Kauman.
Prinsip Dasar
Tapak Suci memiliki prinsip dasar sebagai berikut:
- Berasas
Islam Tapak Suci berlandaskan pada ajaran Islam. Hal ini tercermin
dalam filosofi, gerakan, dan ajaran-ajaran Tapak Suci.
- Bersumber
pada Al Qur'an dan As-Sunnah Tapak Suci mengambil sumber ajarannya
dari Al Qur'an dan As-Sunnah. Hal ini tercermin dalam filosofi Tapak Suci
yang menekankan pada nilai-nilai keislaman.
- Berjiwa
persaudaraan Tapak Suci menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan.
Hal ini tercermin dalam sikap dan perilaku para anggota Tapak Suci.
- Berada di
bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah Tapak Suci berada di bawah
naungan Persyarikatan Muhammadiyah. Hal ini tercermin dalam
kegiatan-kegiatan Tapak Suci yang selalu bersinergi dengan Muhammadiyah.
Filosofi
Tapak Suci memiliki filosofi sebagai berikut:
- Amal
Shaleh Tapak Suci bertujuan untuk membentuk manusia yang berakhlak
mulia dan bermanfaat bagi masyarakat.
- Berdikari Tapak
Suci mengajarkan kepada para anggotanya untuk mandiri dan tidak bergantung
pada orang lain.
- Kemandirian Tapak
Suci mengajarkan kepada para anggotanya untuk mampu berdiri di atas kaki
sendiri.
- Ketangguhan Tapak
Suci mengajarkan kepada para anggotanya untuk memiliki fisik dan mental
yang kuat.
- Kesempurnaan Tapak
Suci mengajarkan kepada para anggotanya untuk selalu berusaha menjadi yang
terbaik.
Teknik
Tapak Suci memiliki teknik yang bersumber dari
berbagai aliran pencak silat, antara lain:
- Tradisional Tapak
Suci memiliki teknik dasar pencak silat yang bersumber dari berbagai
aliran pencak silat tradisional.
- Modern Tapak
Suci juga memiliki teknik-teknik modern yang disesuaikan dengan
perkembangan zaman.
Kegiatan
Tapak Suci memiliki berbagai kegiatan, antara lain:
- Latihan
rutin Tapak Suci memiliki latihan rutin yang diadakan setiap minggu.
- Pertandingan Tapak
Suci mengikuti berbagai pertandingan pencak silat, baik tingkat lokal,
nasional, maupun internasional.
- Kegiatan
sosial Tapak Suci juga aktif dalam kegiatan sosial, seperti bakti
sosial dan donor darah.
Penyebaran
Tapak Suci telah tersebar di seluruh Indonesia dan
juga di beberapa negara lain, seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand.
Penutup
Tapak Suci adalah sebuah aliran, perguruan, dan
organisasi pencak silat yang memiliki nilai-nilai keislaman yang kuat. Tapak
Suci telah memberikan kontribusi yang besar bagi perkembangan pencak silat di
Indonesia.
Seragam Tapak Suci terdiri dari beberapa bagian, yaitu:
- Baju berwarna merah, dengan lengan berwarna putih. Baju ini dilengkapi dengan lencana Tapak Suci di dada sebelah kiri.
- Celana berwarna merah, dengan manset putih di bawah lutut.
- Ikat pinggang berwarna hitam.
- Sepatu berwarna hitam.
- Sarung tangan berwarna hitam.
Seragam Tapak Suci memiliki makna dan filosofi tersendiri. Warna merah melambangkan keberanian, sedangkan warna putih melambangkan kesucian. Lencana Tapak Suci melambangkan identitas dan semangat anggota Tapak Suci. Ikat pinggang melambangkan kekuatan, sedangkan sepatu dan sarung tangan melambangkan perlindungan.
Pencipta seragam Tapak Suci adalah Zunfsr Wiesman dan Anis Susanto. Seragam ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1963, bertepatan dengan berdirinya Tapak Suci.
Berikut adalah penjelasan lebih lanjut tentang makna dan filosofi seragam Tapak Suci:
- Warna merah melambangkan keberanian. Keberanian adalah salah satu sifat yang harus dimiliki oleh seorang pesilat. Seorang pesilat harus berani menghadapi lawan dan tidak takut untuk membela kebenaran.
- Warna putih melambangkan kesucian. Kesucian adalah sifat yang harus dimiliki oleh seorang muslim. Seorang muslim harus menjaga kesucian lahir dan batinnya.
- Lencana Tapak Suci melambangkan identitas dan semangat anggota Tapak Suci. Lencana ini berbentuk bulat dengan warna dasar biru dan tepi hitam. Di tengah lencana terdapat gambar bunga mawar berwarna merah.
- Ikat pinggang melambangkan kekuatan. Ikat pinggang berfungsi untuk menjaga agar baju dan celana tetap terpasang dengan baik. Ikatan pinggang juga melambangkan kekuatan fisik dan mental yang harus dimiliki oleh seorang pesilat.
- Sepatu dan sarung tangan melambangkan perlindungan. Sepatu dan sarung tangan berfungsi untuk melindungi kaki dan tangan dari cedera saat berlatih atau bertanding.
Seragam Tapak Suci merupakan simbol identitas dan semangat anggota Tapak Suci. Seragam ini mengingatkan anggota Tapak Suci untuk selalu menjaga keberanian, kesucian, dan semangatnya.


0 komentar:
Posting Komentar