Kamis, 21 September 2023

TAPAK SUCI PUTERA MUHAMMADIYAH

TAPAK SUCI PUTERA MUHAMMADIYAH{TSPM}



Tapak Suci Putera Muhammadiyah adalah sebuah aliran, perguruan, dan organisasi pencak silat yang merupakan anggota Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Tapak Suci berasas Islam, bersumber pada Al Qur'an dan As-Sunnah, berjiwa persaudaraan, dan berada di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah sebagai organisasi otonom yang ke-11.

Sejarah

Tapak Suci didirikan pada tanggal 31 Juli 1963 di Kauman, Yogyakarta, oleh K.H. Busyro Syuhada. Beliau merupakan seorang ulama dan tokoh Muhammadiyah yang juga memiliki keahlian dalam pencak silat. Tapak Suci didirikan dengan tujuan untuk mempersatukan berbagai perguruan pencak silat yang ada di Yogyakarta, khususnya di Kauman.

Prinsip Dasar

Tapak Suci memiliki prinsip dasar sebagai berikut:

  • Berasas Islam Tapak Suci berlandaskan pada ajaran Islam. Hal ini tercermin dalam filosofi, gerakan, dan ajaran-ajaran Tapak Suci.
  • Bersumber pada Al Qur'an dan As-Sunnah Tapak Suci mengambil sumber ajarannya dari Al Qur'an dan As-Sunnah. Hal ini tercermin dalam filosofi Tapak Suci yang menekankan pada nilai-nilai keislaman.
  • Berjiwa persaudaraan Tapak Suci menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan. Hal ini tercermin dalam sikap dan perilaku para anggota Tapak Suci.
  • Berada di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah Tapak Suci berada di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah. Hal ini tercermin dalam kegiatan-kegiatan Tapak Suci yang selalu bersinergi dengan Muhammadiyah.

Filosofi

Tapak Suci memiliki filosofi sebagai berikut:

  • Amal Shaleh Tapak Suci bertujuan untuk membentuk manusia yang berakhlak mulia dan bermanfaat bagi masyarakat.
  • Berdikari Tapak Suci mengajarkan kepada para anggotanya untuk mandiri dan tidak bergantung pada orang lain.
  • Kemandirian Tapak Suci mengajarkan kepada para anggotanya untuk mampu berdiri di atas kaki sendiri.
  • Ketangguhan Tapak Suci mengajarkan kepada para anggotanya untuk memiliki fisik dan mental yang kuat.
  • Kesempurnaan Tapak Suci mengajarkan kepada para anggotanya untuk selalu berusaha menjadi yang terbaik.

Teknik

Tapak Suci memiliki teknik yang bersumber dari berbagai aliran pencak silat, antara lain:

  • Tradisional Tapak Suci memiliki teknik dasar pencak silat yang bersumber dari berbagai aliran pencak silat tradisional.
  • Modern Tapak Suci juga memiliki teknik-teknik modern yang disesuaikan dengan perkembangan zaman.

Kegiatan

Tapak Suci memiliki berbagai kegiatan, antara lain:

  • Latihan rutin Tapak Suci memiliki latihan rutin yang diadakan setiap minggu.
  • Pertandingan Tapak Suci mengikuti berbagai pertandingan pencak silat, baik tingkat lokal, nasional, maupun internasional.
  • Kegiatan sosial Tapak Suci juga aktif dalam kegiatan sosial, seperti bakti sosial dan donor darah.

Penyebaran

Tapak Suci telah tersebar di seluruh Indonesia dan juga di beberapa negara lain, seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Penutup

Tapak Suci adalah sebuah aliran, perguruan, dan organisasi pencak silat yang memiliki nilai-nilai keislaman yang kuat. Tapak Suci telah memberikan kontribusi yang besar bagi perkembangan pencak silat di Indonesia.

  Seragam Tapak Suci



seragam yang digunakan oleh anggota Tapak Suci Putera Muhammadiyah, sebuah aliran, perguruan, dan organisasi pencak silat yang merupakan anggota Ikatan Pencak Silat Indonesia. Seragam ini digunakan dalam berbagai kegiatan Tapak Suci, baik latihan rutin, pertandingan, maupun acara resmi lainnya.

Seragam Tapak Suci terdiri dari beberapa bagian, yaitu:

  • Baju berwarna merah, dengan lengan berwarna putih. Baju ini dilengkapi dengan lencana Tapak Suci di dada sebelah kiri.
  • Celana berwarna merah, dengan manset putih di bawah lutut.
  • Ikat pinggang berwarna hitam.
  • Sepatu berwarna hitam.
  • Sarung tangan berwarna hitam.

Seragam Tapak Suci memiliki makna dan filosofi tersendiri. Warna merah melambangkan keberanian, sedangkan warna putih melambangkan kesucian. Lencana Tapak Suci melambangkan identitas dan semangat anggota Tapak Suci. Ikat pinggang melambangkan kekuatan, sedangkan sepatu dan sarung tangan melambangkan perlindungan.

Pencipta seragam Tapak Suci adalah Zunfsr Wiesman dan Anis Susanto. Seragam ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1963, bertepatan dengan berdirinya Tapak Suci.

Berikut adalah penjelasan lebih lanjut tentang makna dan filosofi seragam Tapak Suci:

  • Warna merah melambangkan keberanian. Keberanian adalah salah satu sifat yang harus dimiliki oleh seorang pesilat. Seorang pesilat harus berani menghadapi lawan dan tidak takut untuk membela kebenaran.
  • Warna putih melambangkan kesucian. Kesucian adalah sifat yang harus dimiliki oleh seorang muslim. Seorang muslim harus menjaga kesucian lahir dan batinnya.
  • Lencana Tapak Suci melambangkan identitas dan semangat anggota Tapak Suci. Lencana ini berbentuk bulat dengan warna dasar biru dan tepi hitam. Di tengah lencana terdapat gambar bunga mawar berwarna merah.
  • Ikat pinggang melambangkan kekuatan. Ikat pinggang berfungsi untuk menjaga agar baju dan celana tetap terpasang dengan baik. Ikatan pinggang juga melambangkan kekuatan fisik dan mental yang harus dimiliki oleh seorang pesilat.
  • Sepatu dan sarung tangan melambangkan perlindungan. Sepatu dan sarung tangan berfungsi untuk melindungi kaki dan tangan dari cedera saat berlatih atau bertanding.

Seragam Tapak Suci merupakan simbol identitas dan semangat anggota Tapak Suci. Seragam ini mengingatkan anggota Tapak Suci untuk selalu menjaga keberanian, kesucian, dan semangatnya.


0 komentar:

Posting Komentar